berdoa dua kali
berdoa dua kali
berdoa dua kali
Qui Bene Cantat Bis Orat
Qui Bene Cantat Bis Orat
Gereja Bagai Bahtera…
Jelas dan tegas sekali didaraskan hingga dilagukan
Dalam sebuah kidung umat sekaligus menjadi pengingat
Tentang Gereja di tengah arus zaman
yang penuh gejolak dan geliat
Gereja pun sungguh paham
Tampaknya sudah dinubuatkan
Ajaran-ajaran baik haruslah diulang
Tidak sekadar diucapkan, tapi
Haruslah menyentuh hati
Hingga nyata dalam karya dan perbuatan
Berkelindan dengan tradisi dan seni
Terciptalah lagu gerejani nan sacra sarat makna
Sari hidup ajaran Kitab Suci Gereja Katolik sejati
Yang harus selalu lestari dan jelas memberi arti
Menghidupi iman yang terwujud pasti
Lagu gerejani nan sacra bukanlah sekadar sajian
Perlulah jiwa dan raga untuk menyanyikan
Perlulah upaya dan penghayatan mendalam
untuk mewartakan pesan
Bukan hanya repetisi namun harus reiterasi
Hingga rehearsal melahirkan keutuhan:
Lagu Gerejani nan Sacra yang Indah dilantunkan,
Meresap dalam sanubari,
Hingga yang mendengar pun mengalami
Kasih Tuhan yang Tak Berkesudahan
Demikianlah Qui Bene Cantat Bis Orat
menjadi sebuah keniscayaan….
Selamat datang di
Festival Paduan Suara (FPS) IX
Katedral Semarang 2026
Petrus Wahyu | Art Director
Petrus Wahyu
Art Director
PADUAN SUARA
MENYANYIKAN MAZMUR
harmonie para sempre
Sebuah perayaan seni suara gerejawi yang menghadirkan harmoni, iman, dan dedikasi dalam pujian.
Festival ini mempertemukan kelompok paduan suara dan para pemazmur untuk menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam suasana yang kompetitif, bermartabat, dan berlandaskan nilai liturgis.
Sebuah perayaan seni suara gerejawi yang menghadirkan harmoni, iman, dan dedikasi dalam pujian.
Festival ini mempertemukan kelompok paduan suara dan para pemazmur untuk menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam suasana yang kompetitif, bermartabat, dan berlandaskan nilai liturgis.