AGUSTINUS BAMBANG JUSANA

Saat ini menjadi conductor dari beberapa paduan suara terkemuka di Indonesia seperti Paduan Suara Universitas Kristen Maranatha (Bandung), Paduan Suara Institut Perbanas (Jakarta), Paduan Suara Svara Deva (Jakarta), Paduan Suara Svara Chitra, Blue Singers Manado, dan Borneo Cantata Samarinda.

Di bawah arahannya, paduan suara ini telah meraih penghargaan bergengsi di kompetisi nasional dan internasional di Yunani, Jerman, Spanyol, Italia, Austria, Malta, Singapura, Malaysia dan Korea Selatan, dll.

Pada 2025, bersama Borneo Cantata memenangkan Grand Prix di Malaysian Choral Eisteddfod, meraih tempat pertama di kategori paduan suara campuran dan folklor, serta menerima Penghargaan Juri Khusus untuk Pemrograman Artistik Terbaik. Pada tahun yang sama, memimpin Paduan Suara Svara Deva memenangkan Grand Prix di Festival Paduan Suara Internasional Bandung, meraih tiga gelar juara beserta penghargaan Konduktor Terbaik dan Pilihan Konduktor. Awal tahun itu, dengan Paduan Suara Universitas Kristen Maranatha, meraih juara pertama di kategori paduan suara campuran dan kedua di folklor di Kompetisi Paduan Suara Internasional ke-59 di Spittal, Austria. Sebelumnya, pada 2016, dia diundang tampil dengan Paduan Suara Universitas Kristen Maranatha di Konferensi American Choral Directors Association (ACDA) di Pasadena, California, dan pada 2010 meraih gelar Juara Utama di Kompetisi Paduan Suara Internasional ke-47 di Spittal, Austria menjadi paduan suara Indonesia pertama yang memenangkan dua kategori di ajang Eropa itu. Dia juga dinobatkan sebagai Konduktor Terbaik di Kompetisi Paduan Suara Internasional Riva del Garda, Italia (2009). Selain penampilan, visi artistiknya ditandai dengan keterlibatan mendalam dengan musik tradisional Indonesia. Aransemen paduan suara dari lagu-lagu rakyat ikonik, termasuk lagu Papua Yamko Rambe dan klasik Bali Janger dan Tari Sanghyang Dedari, telah dipentaskan luas dan mendapat pujian di panggung internasional.

Saat ini, Agustinus Bambang Jusana menjabat sebagai juri di berbagai kompetisi nasional dan internasional, mengadakan klinik paduan suara di banyak daerah di Indonesia, dan tampil di media nasional untuk kontribusinya pada musik paduan suara Indonesia.